Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Politik

Anis Main Politik Batik Ketika Bertemu dengan Jokowi Dalam Rangka Pembahasan Kerja

Politik Batik . Gagal Sudah upaya politk batik yang di gunakan oleh Gubernur Jakarta Yang baru di lantik. Ketika menemui orang nomor satu. Dia mengira Jokowi Tidak mengenal Corak dan Motif batif yang di kenakan oleh karena itu yuk kita coba bahas motif baju yang di gunakan oleh Anie dan Jokowi Batik yg dipakai Gubernur Anies adalah batik motif Parang Barong, dalam adat Jawa tabu jika memakai batik motif tersebut untuk menghadap atau bertemu orang yg lebih tinggi derajad kekuasaannya. Karena beliau bukan orang Jawa, jadi bisa dimaklumi apabila ada kesalahan pemakaian motif batiknya. Motif parang barong dibuat untuk menggambarkan kekuasaan seorang raja yg saat itu di Jawa  sebagai penguasa tertinggi di suatu wilayah. Dulu motif parang barong ini hanya boleh dipakai oleh seorang raja tapi sekarang bisa dipakai oleh rakyat jelata walopun tidak menghilangkan makna asli dari motif batiknya. Presiden Jokowi sebagai orang Javanicus Soloensis beliau pasti paham soal motif batik dan maknanya...

Beredar Foto Syukuran atas Vonis Ahok, Prabowo Sebut Itu Spontanitas

Sehari setelah Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), divonis dua tahun penjara, beredar beberapa foto di media sosial yang menggambarkan beberapa orang sedang syukuran. Dalam foto itu terlihat sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman. Ada pula orang mirip Boy Sadikin dalam foto tersebut. Mereka berpose dengan tumpeng dan tulisan "Selamat Ahok di Penjara". Atas beredarnya foto ini, Prabowo tak membantah. "Apakah ada yang salah dengan foto itu? Itu bentuk spontanitas teman-teman yang merasa agamanya dinistakan," ucap Prabowo dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (10/5/2017) malam. Ketika ditanya di mana tempat pengambilan foto itu dan siapa orang-orang yang ada dalam foto tersebut, Prabowo tidak menjawabnya. Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, wakil gubernur DKI terpilih Sandiaga Uno mengaku belum mengetahui perihal foto-foto syukuran tersebut. "Saya baru lihat ini da...

Hukum Indonesia Telah Rusak, ternyata Hakim Dwiarso Budi Santiarto Takut Ancaman HTI DAN FPI

Magazine Daily QQ (Jakarta) , Beredar Sejumlah Kabar yang sangat memprihatinkan untuk Hakim maupun Hukum di Indonesia sebagaimana Kasus Ahok yang saat ini telah menghadapi vonis 2 tahun oleh Hakim Dwiarso Budi Santiarto. Hakim Dwiarso budi Santiarto yang telah di kenal sebagai hakim yang anti Dengan Korupsi anti Interupsi dari berbagai Pihak Rupanya Hakim Dwiarso Takut dengan Ancaman HTI dan FPI. Ancaman-ancaman yang di dapatkan oleh Hakim Dwiarso Budi Santiarto dari berbagai Pihak Terutama HTI dan FPI adalah Jika Ahok Bebas, Maka keluarga serta Kerabat dari Hakim tersebut akan mendapatkan teror-teror sehingga akan menimbulkan mala petaka bagi Keluarga Hakim. Jika Ahok dinyatakan bersalah dan di jatuhkan hukuman selama 2 tahun maka ancaman yang didapatkan oleh Hakim Dwiarso beserta hakim lainnya akan bebas dari ancaman HTI dan FPI, maka dari itu Pernyataan yang di bacakan pada saat menjatuhkan Hukuman kepada Ahok dengan mengambil dalih bahwa perbuatan Ahok telah merugikan Publ...

Djarot pentingnya penangguhan penahanan Ahok

Magazine Daily QQ (Jakarta) - Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat selesai menjenguk Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya kali ini, Djarot mengaku hanya berkoordinasi terkait upaya penangguhan penahanan Ahok. "Penangguhan penahanan sore sudah disampaikan agar ada penangguhan Ahok karena sekali lagi bahwa tidak mungkin Ahok tak kooperatif," kata Djarot di Rutan Cipinang, Jakarta, Selasa (9/5) malam. Dia kembali menjelaskan alasan kenapa penangguhan penahanan terhadap Ahok perlu dilakukan. Pertama, Ahok selalu tepat waktu hadir dalam persidangan. "Kedua dia tak akan menghilangkan barang bukti, karena sudah ada semua," ujar dia. Kemudian, dia memastikan Ahok tidak akan melarikan diri. Terakhir, kehadiran Ahok dianggap mempermudah koordinasi dalam menjalankan roda pemerintahan provinsi DKI sampai Oktober nanti. "Koordinasi, itu akan lebih mudah jika Ahok tidak ditahan," ucap Djarot. Djarot juga meminta...

Terbukti Menodai Agama, Ahok Divonis 2 Tahun Penjara

Magazine Daily QQ , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama divonis hukuman 2 tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama. Vonis tersebut dibacakan oleh hakim dalam persidangan di Kementerian Pertanian, Ragunan, Selasa (9/5/2017). "Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama dan menjatuhkan penjara selama 2 tahun," ujar hakim. Perbuatan Ahok dinilai memenuhi unsur Pasal 156a KUHP. Vonis hakim ini lebih berat dari tuntutan jaksa. Jaksa sebelumnya menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. Selama proses persidangan, berbagai macam saksi telah dihadirkan diantaranya saksi pelapor, saksi ahli, saksi fakta, dan juga saksi meringankan yang dibawa oleh pengacara Ahok. Adapun Ahok didakwa dua pasal, yakni Pasal 156 dan 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 156 KUHP berbunyi, "Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebe...

Ahok Ditahan, Apa Kabar Laporan Dugaan Penodaan Agama oleh Rizieq?

Jakarta, Magazine Daily QQ - Setelah kasus penodaan agama menyeret Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke rumah tahanan, muncul pertanyaan apa kabar nasib kasus penodaan agama yang juga menjerat Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki laporan itu. "Tentunya kan semua laporan dari masyarakat, kami tindaklanjuti. Ada SOP, ada prosedur, ada penyelidikan. Nanti kami mintai keterangan beberapa orang yang melaporkan dia. Apakah nanti memenuhi unsur pidana atau tidak. Tentu perlu kami dalami di situ," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/5/2017). Argo mengatakan, dari sekian banyak laporan terhadap Rizieq, baru satu laporan yang terbukti mengandung unsur pidana, yakni kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi. Namun, Rizieq belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. "Kami belum semuanya selesai memeriksa, kami masih banyak, ada beberapa yang perlu ditambah," ka...

Wakil Gubernur DKI mengomentari soal Masjid Tolak Salatkan Jenazah di Setiabudi

Magazine Daily QQ, Jakarta -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan adanya sejumlah masjid di Jakarta yang menolak mensalatkan jenazah orang yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Sesuatu berlebihan itu tidak baik. Kebencian berlebihan itu tidak baik," ujar Djarot di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, Minggu, 26 Februari 2017. Menurut Djarot, adanya penolakan tersebut sebagai reaksi dari kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Ahok. Padahal, saat ini Ahok sudah diproses hukum. Djarot menilai ada unsur politik dalam kebijakan beberapa masjid yang melarang mensalatkan jenazah orang yang mendukung Ahok. Hal tersebut menurutnya merugikan langkah mereka di putaran kedua. "Pasti (dirugikan). Itu kan tulisannya untuk pendukung dan pembela penista agama. Itu kan buat menolak Pak Basuki tujuannya. Hanya tidak ditulis saja," ujar Djarot. Menurut Djarot, jika ada sekelompok orang yang tidak menerima Ahok, maka dapat direalisasikan ...

AGUS BERHARAP SEMOGA AHOK BISA MENANG DI PUTARAN KE 2.

Magazine Daily QQ, Jakarta , Agus Yudhoyono sudah pasti tidak bisa mengikuti putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Suara Agus di beberapa lembaga survey bahkan tidak ada yang menyentuh angka 20 persen. Banyak faktor yang menjadi alasan di balik jebloknya suara Agus. Namun satu hal, Agus telah menjadi petarung yang baik dan telah berbesar hati mengakui kekalahannya.Meskipun persentase suara yang didapat Agus memiliki selisih lumayan dengan calon-calon lainnya, suara ini akan menjadi rebutan dua pasangan yang tersisa. Baik Ahok-Djarot maupun Anies-Sandi akan sama-sama menggarap pemilih Agus-Silvy, golput, dan swing voters dalam Pilkada Putaran Kedua 19 April 2017 mendatang. Rerata suara Agus di berbagai lembaga survey bekisar di angka 16-17%, sementara Ahok ada di angka 43% dan Anies 40%. Limpahan suara ini akan menjadi tiket bagi calon tersisa untuk menduduki kursi DKI 1. Lantas bagaimana caranya meraih simpati dari kubu Agus agar mau mengalihkan suaranya ke Ahok-Djarot? Se...

Ahok : enak Jamanku To? Iso Tuku Daging Murah, Sakit Ora Bayar, AHOK YANG DULU BUKANLAH YANG SEKARANG ~

Jakarta  - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan dirinya bukan lagi sosok pemarah yang dulu dikenal. Ahok menyebut saat ini dia masih mencoba menjadi Basuki yang sesungguhnya. "Doakan ya supaya jadi Basuki  beneran ," ujar Ahok saat meresmikan RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Rabu (22/2/2017). Sambil bercanda, Ahok mengatakan pejabat Pemprov DKI saat ini harus murah senyum. Bila senyumnya tidak bagus, Ahok akan memarahi pegawai tersebut. Hal tersebut, kata Ahok, karena saat ini dia juga sudah murah senyum. "Jadi pejabat DKI itu senyumnya sudah kayak odol gigi, bagus. Kalau senyumnya nggak bagus, kita cek lewat CCTV, nanti kita marahi. Gubernurnya saja sudah senyum, kalau marah-marah kan dulu, sekarang nggak lagi," canda Ahok. "Kalau malam saja ketemu orang bilangnya ' sugeng ndalu '. Kalau dulu kan 'selamat malam'.  Penak jamanku to dadi Gubernur  (enak zamanku kan jadi Gubernur)?  Iso tuku daging murah  (bisa beli daging murah).  ...

Musuh Ahok Mendadak Gemetar, Jika Gagal Jadi Gubernur, Ahok Bisa Jadi Ketua KPK !!!

Ahok adalah sosok yang sangat fenomenal, sepak terjang dan tindak tanduknya memang selalu jadi perhatian publik dan pemburu berita. Banyak orang yang mencintainya, namun banyak juga yang membencinya, baik mencintainya karena kejujuran dan ketulusannya, maupun juga membenci karena sukunya, agamanya dan rasnya. Banyak serangan ditujukan kepada Ahok dan Banyak juga pembelaan dilakukan oleh pendukung Ahok, apalagi dimasa Pilgub saat ini serangan bertubi – tubi ditujukan kepada Ahok. Demonstrasi berseri, berjilid dan bertiga nomor selalu mewarnai Jakarta, banyak pihak mendesak mundurnya atau dilengserkannya Ahok dari jabatan Gubernurnya. Sempat terbesit tanya didalam hati, apakah dengan lengsernya Ahok bangsa ini jadi lebih baik? Apakah dengan tidak menjabatnya Ahok sebagai Gubernur DKI jadi jaminan aman dan damainya negeri ini? Siapakah yang paling tenang dan paling damai jika Ahok lengser? Jawabnya tentu para koruptor, apakah warga DKI jadi lebih baik ? Tidak, apakah para koruptor didalam...

Anies: Program Rumah Tanpa DP Insya Allah Sesuai Aturan

Magazine Daily QQ,Jakarta  - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan berbicara soal program rumah tanpa uang muka ( down payment /DP). Dia berkata program itu insya Allah sesuai dengan aturan. "Ada pasalnya di situ, Pasal 17 Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/16/PBI/2016. Nanti Anda lihat di pasal 17. Insya Allah (sesuai aturan)," ujar Anies di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/2/2017). Anies juga menjelaskan soal programnya itu. Dia pertama-tama meluruskan pernyataan banyak pihak yang sering salah menyebut program rumahnya itu adalah program rumah dengan DP nol persen.  "Bukan nol persen, nggak ada DP nol persen. DP Rp 0," katanya. Lantas, apa beda antara DP nol persen dengan DP Rp 0? "DP itu sekali, jadi diberikan sekali. Kalau kredit, nah, itu ada persennya. Cicilan ada persennya. Kalau DP kan uang yang diberikan di awal. Bukan nol persen, tapi nggak bayar, Rp 0 atau tanpa DP. Persen itu kalau ada cicilan," jelasnya.  Menurut Anies, program rumah ...

Yakinkan PAN agar Dukung Ahok, PDIP: Hati Ahok Itu Selembut Salju

Jakarta, Magazine Daily QQ  -  PDIP meyakini karakter calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok  yang reaktif dan mudah marah-marah sudah berubah. PDIP menyebut saat ini Ahok lebih lembut. Pernyataan Politikus PDIP Trimedya Panjaitan ini menanggapi Partai Amanat Nasional (PAN) yang tidak mau mengusung Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua lantaran tak cocok dengan karakter Ahok yang keras. "Makin ke sini, Pak Ahok ini makin bisa dibilangin. Jadi dia masih bisa dibentuk kok, jangan patah semangat," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017). Trimedya mencontohkan pada sidang ke-9 kasus dugaan penistaan agama, Senin 13 Februari 2017. Ahok diminta tidak banyak mengeluarkan statement dalam persidangan. Dia diminta tim penasihat hukum untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang kontradiktif. "Ternyata tidak seperti yang dipersepsikan orang-orang. Sama lah kayak orang Batak...

Jabatan Ahok Dikembalikan Setelah Masa Kampanye Usai

Masa cuti gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mengikuti Pilkada DKI 2017 akan berakhir pada 11 Februari 2017. Hal ini bertepatan dengan selesainya kampanye pilkada. Sebab, masa tenang Pilkada DKI Jakarta berlangsung pada 12-14 Februari 2017. "Undang-undang hanya mengatakan izin cuti hanya sampai kampanye selesai. Ya saya kembalikan kepada pejabat itu (Ahok)," ucap Tjahjo sebelum rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017). Dia mengatakan, untuk memberhentikan sementara jabatan Ahok, harus ada tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum, yang menyatakan dihukum di atas 5 tahun penjara. Ahok saat ini menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama. "Saya tetap berpegang pada aturan yang ada. Kami nunggu tuntutan jaksa setelah saksi-saksi ini. Kalau tuntutannya di atas 5 tahun, pasti saya akan berhentikan sementara," ujar Tjahjo. Dia menuturkan, Kemendagri mengikuti tuntutan JPU agar tidak ada yang menyalahkan keputusannya. ...