Skip to main content

Cloudflare Ikut Ramaikan Persaingan Domain Registrar


Cloudflare, Inc. adalah perusahaan AS yang menyediakan layanan jaringan pengiriman konten, mitigasi DDoS, keamanan Internet, dan layanan nameserver domain terdistribusi, yang berada di antara pengunjung dan penyedia hosting pengguna Cloudflare, bertindak sebagai proxy terbalik untuk situs web. Nah kabar gembiranya, saat ini selain menyediakan layanan yang telah disebut diatas, Cloudflare juga menjadi registrar domain.


Sebelumnya, Cloudflare memang sudah bertindak sebagai registrar untuk klien perusahaan mereka, tetapi sekarang telah memperluas layanan mereka sehingga semua pelanggan mereka dapat menggunakannya untuk mendaftarkan domain baru atau mengelola yang sudah ada.

Menurut Matthew Prince, pendiri dan CEO Cloudflare dalam sebuah postingan blog awalnya ia terkejut dengan banyaknya registrar yang “menipu” konsumen dengan biaya tambahan (hidden fee) saat menggunakan layanan mereka. Ambil contoh di halaman harga domain tertera harga $8, namun saat pembayaran ada biaya administrasi sebesar $1 yang dibebankan.

“Kami menyadari bahwa satu hal yang dibutuhkan setiap pelanggan Cloudflare adalah domain, jadi mereka membutuhkan registrar yang dapat mereka percayai. Dengan Cloudflare Registrar, kami berjanji untuk menawarkan kepada pelanggan kami praktik keamanan terbaik dengan harga terbaik. Tujuan kami adalah menjadi registrar domain pertama yang akan kalian sukai.”

Sebagai registrar, untuk setiap domain yang terdaftar, Cloudflare harus membayar harga kepada perusahaan yang mengelola TLD tertentu. Misalnya, ketika seseorang menggunakan Cloudflare untuk mendaftarkan domain .com, Cloudflare membayar Verisign, yang mengelola TLD .com sebesar $ 7.85 ditambah biaya ICANN sebesar $ 0.18. maka biaya total yang akan dibayar menjadi $ 8.03. Dan harga itulah yang akan dipasang di halaman daftar harga domain di Registrar Cloudflare.

Sementara sebagian besar registrar domain menambahkan biaya tambahan untuk menghasilkan keuntungan, Cloudflare telah menyatakan bahwa mereka hanya akan membebankan pelanggan apa yang harus mereka bayar sendiri. Jadi jika mereka harus membayar $ 8.03 untuk sebuah domain, hanya nominal itulah yang harus dibayar.

Cloudflare telah merilis biaya untuk mendaftarkan domain .com, .net, .info, dan .org. Domain .com akan berharga $ 8.03, .net akan berharga $ 9.95, .info akan berharga $ 11.02, dan .org akan berharga $ 10.11.
Saat artikel ini ditulis, Cloudflare Registrar memang belum bisa diakses. Kalian harus mendaftar early access lewat dashboard Cloudflaremu.



Ya semoga saja dengan adanya Cloudflare Registrar menjadi kabar baik bagi para pengguna Cloudflare. Dan semoga saja akan lebih banyak free stuff bagi pengguna Cloudflare yang mendaftarkan domainnya di Cloudflare Registrar.

Referensi: https://news.linuxsec.org/cloudflare-ikut-ramaikan-persaingan-domain-registrar/

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Dompet / Wallet Bitcoin Terbaik Gratis dan Terpercaya

Bitcoin merupakan uang digital yang lahir pada tahun 2009, pencipta bitcoin bernama satoshi nakmura dengan total penyebaran atau supply nya terbatas hanya sekitar 21 juta btc saja. Dari tahun ke tahun penggunaan bitcoin semakin banyak dan semakin luas, sehingga membuat harga bitcoin melonjak tajam pada tahun pertamanya yang mencapat sekitar $800 USD lebih kala itu pada tahun 2010. BitcoinQ Pada tahun 2016 ini bertepatan pada bulan maret harganya sekitar $449 USD atau sekitar Rp.6.000.000. Harga bitcoin yang fluktuatif ini membuat  para investos mulai menanamkan dana nya untuk sekedar membeli bitcoin atau trading. Namun saat akan membeli bitcoin atau menambang bitcoin ini kita membutuhkan suatu wadah untuk menyimpannya yang disebut wallet bitcoin. Wallet bitcoin bisa dibuat dengan menginstal aplikasi wallet di komputer atau bisa juga dengan menggunakan jasa wallet secara online agar bisa di tukar dengan uang rupiah maupun uang lainnya. Saya pribadi akan membagikan daftar pemb...

Shadow Brokers, Kelompok Hacker Yang Buat Pusing NSA

Pada tahun ini agensi milik Amerika Serikat, National Security Agency (NSA) mendapat pukulan berat setelah sejumlah data dan aplikasi penting mereka berhasil dibongkar oleh kelompok hacker bernama Shadow Brokers. Melalui Shadow Brokers inilah akhirnya kita tahu bahwa NSA sepertinya mempunyai tim hacker yang memiliki sandi 'Equation Group' , sebuah tim yang bekerja dibawah NSA melalui unit kerja Tailor Acess Operations (TAO). TAO ini bertugas mengumpulkan berbagai program untuk membongkar dan meretas beberapa sistem keamanan dari perusahaan software ternama. Sejak akhir 2016 lalu, Shadow Brokers telah berhasil membongkar dan mengungkap salah satu kelemahan dari sistem router Cisco, sebuah server email untuk Windows dan Linux. Lebih parahnya, mereka memberikan celah kelemahan tersebut kepada sang pembuat ransomware 'WannaCry' melalui alat yang di terbitkan hasil yang mereka peroleh dari peretasan NSA tersebut. Tentu saja, pada awalnya NSA hanya ingin menyimpa...

Perang Cyber: Perang Modern Yang Tidak Kasat Mata

Seperti dalam film Snowden, apa yang ada pada isi dan yang disampaikan pada film tersebut memang nyata dan sangat mengkhawatirkan. Edward Snowden adalah pembangkang mantan didikan CIA dan Kontraktor NSA (Badan Intelejen Amerika) yang mengungkapkan teknologi mata-mata sangat canggih yang dimiliki negara Amerika. Teknologi canggih Intelejen Amerika yang diungkapkan Edward Snowden ini sendiri berbasis internet dan komunikasi yang sangat canggih, hal ini tidak pernah terbayangkan orang awam seperti kita di negara Indonesia ini, yang umumnya berpikiran intelejen dan mata-mata kelasnya pasti seperti James Bond, atau intel-intel lokal yang sering kita lihat di dalam film atau kita temukan di kampung-kampung dimana ada orang rambut cepak bergaya militer atau rambut gondrong. Dunia intelejen modern yang diungkapkan Edward Snowden ini sama sekali tidak seperti itu. Dunia intelejen modern sendiri pasukanya tidak kasat mata. Pasukan tidak kasat mata yang dimaksud Edward Snowden ini be...